Home / Indramayu

Rabu, 18 Desember 2024 - 01:40 WIB

Proyek Jalan Aspal Diduga Dikorupsi di Desa Panyingkiran Kidul Indramayu

Proyek pengaspalan di Desa Panyingkiran Kidul Kabupaten Indramayu

Proyek pengaspalan di Desa Panyingkiran Kidul Kabupaten Indramayu

Suaradermayu.com – Proyek hotmix (pengaspalan) jalan di Blok Bojong, Desa Panyingkiran Kidul, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, menuai sorotan tajam dari warga pekerjaan tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB) serta diduga korupsi.

Pengaspalan diduga tidak melalui tahapan pengerasan yang semestinya. Lapisan aspal terlihat langsung digelar di atas tanah tanpa menggunakan batu koral (burda). Ketebalan hotmix pun diperkirakan hanya sekitar 1 cm, jauh dari spesifikasi standar. Akibatnya, aspal cepat pecah dan ambrol, terlebih saat musim penghujan seperti sekarang.

Baca juga  KOMPI Sebut Dibohongi Bupati Lucky Hakim: Ngaku ke Subang Ternyata Ada di Pendopo

Selain kualitas pekerjaan yang dipertanyakan, proyek ini juga tidak dilengkapi papan informasi. Padahal, Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) mewajibkan adanya transparansi terkait anggaran, sumber dana, dan metode pengerjaan proyek.

Baca juga  Setelah Lima Tahun Depresi, Nurlaela PMI Indramayu Kini Ditangani BP3MI Jabar

Salah seorang warga Desa Panyingkiran Kidul yang enggan disebutkan namanya menyatakan kekecewaannya terhadap pengerjaan tersebut.

“Kami tidak tahu berapa anggarannya karena memang tidak ada informasi apa pun, termasuk papan informasi proyek. Dan pengerjaannya asal-asalan, aspalnya sangat tipis,” ujarnya kepada awak media.

Baca juga  Buku Tahunan SMA Mahal, Dedi Mulyadi Minta Beralih ke Digital: Lebih Murah dan Efisien

Suaradermayu.com telah berupaya menghubungi Kuwu Desa Panyingkiran Kidul untuk meminta tanggapan terkait dugaan ini. Namun, hingga berita ini diterbitkan, Kuwu Panyingkiran Kidul belum memberikan respon.

Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk mengevaluasi proyek pengaspalan ini. Mereka menekankan pentingnya transparansi anggaran agar masyarakat dapat turut mengawasi pelaksanaan proyek demi hasil yang lebih berkualitas dan bermanfaat bagi desa.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Polisi Bagi-bagi Ribuan Buku di Berbagai Sekolah di Indramayu

Ekonomi

Pemkab Indramayu Apresiasi Pembentukan Komite Mitra Pembangunan oleh Diaspora

Indramayu

Dana “Siluman” 12 Miliar PT. BPR Indramayu Jabar, Bupati Indramayu Tak Becus Kelola Uang Rakyat

Hukum

LBH Ghazanfar: Pusaran Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah dan Transportasi Rp 18 Miliar, Bisa Seret Anggota Badan Anggaran DPRD Indramayu

Terpopuler

Satu Pelat Lima Mobil Mewah: Menelanjangi Taktik Kamuflase E 1 P Diduga Milik Bupati Lucky Hakim

Indramayu

Lucky Hakim Heran Demo KOMPI Anarkis, Sebut KH Juhadi Bisa Hubungi Lewat WhatsApp

Terpopuler

Plt. Kasatpol PP Lepas BB +3.800 Botol Miras Ilegal Rp 500 Juta, LBH Ghazanfar: Lucky Hakim diam Membisu

Indramayu

Kepemimpinan Berlanjut: H. Syaefudin Dipilih Kembali Nahkodai Perbakin Indramayu 2025–2029