Home / Indramayu / Politik

Senin, 20 Februari 2023 - 04:07 WIB

Lucky Hakim Sebut Terima Gaji Rp 50 Juta Per Bulan

Lucky Hakim

Lucky Hakim

Suaradermayu.com – Lucky Hakim telah melayangkan surat permohonan pengunduran diri dan pernyataan berhenti dari jabatan sebagai Wakil Bupati Indramayu.

Pria yang berprofesi artis ini merasa malu dengan masyarakat Indramayu. Ia menyebut keputusan mengundurkan diri merasa gagal sebagai Wakil Bupati Indramayu.

” Saya kemarin di Indramayu kalau jalan sampai nunduk, karena malu. Itu mungkin jadi konsekuensi saya, ” ucap Lucky Hakim dalam sepenggal rekaman video yang diterima suaradermayu.com, Minggu (19/2/2023).

Lucky menilai dirinya tidak layak jika mendapatkan gaji dalam jumlah besar serta sederet fasilitas mewah, jika gagal memajukan Kabupaten Indramayu. Terlebih masyarakat Indramayu sebagian besar berprofesi buruh tani dan nelayan.

” Jika tetap bertahan sebagai Wakil Bupati Indramayu. Ketika tidak tercapai, betapa tidak tahu malunya saya, tidak tahu dirinya saya, ” kata Lucky.

Baca juga  Tragis, Pelajar Indramayu Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus di Persawahan

Lucky mengungkapkan per bulan besaran gaji Wakil Bupati Indramayu mencapai lebih Rp 50 juta. Selain gaji dalam jumlah besar, Wakil Bupati Indramayu juga memperoleh tunjangan uang makan mencapai lebih Rp 100 juta per bulan. Selain itu sederet fasilitas mewah yang dia terima.

Sebelumnya melalui unggahan video lain di media sosial Lucky Hakim menyatakan keputusan mundur dari jabatan Wakil Bupati Indramayu adalah merupakan jalan terbaik yang dia pilih.

“Ya ini bakalan jadi buruk buat saya, saya tahu. Mungkin saya akan dianggap cengeng atau lemah atau apa, tapi bagi saya nggak apa-apa. Justru pejabat itu seharusnya menangis, menangis malu kalau misalnya pejabat itu nggak bekerja dengan benar,” ucap Lucky Hakim dalam penggalan awal videonya sebagaimana dilihat suaradermayu.com Sabtu (18/2/2023).

Baca juga  Silaturahmi Hangat di Lembur Pakuan: Mendagri Tito dan Kepala Daerah Bahas Arah Pembangunan Jawa Barat

“Kalau kita dibayar oleh uang rakyat, uang rakyat itu amanah dunia akhirat. Rakyat itu cari uang itu susah loh. Bekerja dari pagi sampai malam, mengalami panas segala macam, itu membayar pajak berharap pejabatnya bekerja dengan benar, ” lanjut Lucky.

“Dan kalau misalnya memang tidak bisa bekerja dengan benar sesuai sumpah jabatan, yang terbaik adalah mundur. Daripada kita tetap memfasilitasi diri sendiri pakai uang rakyat tapi tidak berbuat sesuai dengan yang diharapkan, sudah nggak apa-apa mundur,” terangnya.

“Masih banyak kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat. Artinya politik itu dibilang jahat, kotor, tapi saya yakin masih ada celah untuk orang-orang yang punya baik di bidang itu. Jadi tidak akan menyerah, tapi dalam artian saat ini yang terbaik bagi saya adalah harus mundur. Ehhmm supaya tidak terkait lagi,” lanjutnya.

Baca juga  Ketua Pembina Yayasan Griya Aswaja Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Penuh Haru dan Kebahagiaan

“Diem, udah. Sabar, udah. Meneng bli ngapa-ngapa, uwis. Uwis sabarin. Mencoba berdiskusi, malahan sudah pernah kan waktu itu di live juga pernah, sidang juga. Dan ada beberapa rekomendasi dari temen-temen dewan,” katanya.

“Tapi, sabar itu kan, bukan ada batasnya. Sabar itu kan bukan berarti jadi bodoh. Jadi harus, harus ya kita harus bergerak gitu, bergerak ke arah mana. Kalau tidak cocok di situ, ya jangan di situ. Kan kita bukan pohon. Kalau pohon kan kepanasan, kedinginan, mohon maaf, dikencingin, disiram, ya pohon, tidak bisa gerak. Kalau kita kan bukan pohon. Kalau tidak bisa di situ, tidak sesuai, ya harus bergerak. Karena kita bukan pohon,” ucap Lucky menutup curhatannya.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Jejak Berulang Kuwu Warsidi Diduga Menyelewengkan Dana Desa Wanantara

Indramayu

Lucky-Syaefudin Siap Debat dengan Lawan Politik

Indramayu

Kepemimpinan Berlanjut: H. Syaefudin Dipilih Kembali Nahkodai Perbakin Indramayu 2025–2029

Indramayu

Viral! Bupati Indramayu Lucky Hakim Bagi-Bagi Uang Rp105 Juta untuk Korban Puting Beliung, Warga Menangis Haru!

Pendidikan

Temuan BPK Rp56 Miliar: Kepala Dinas Pendidikan Indramayu Tak Becus Kelola Dana BOS

Indramayu

Mutasi di Polres Indramayu: Kasat Intelkam dan 8 Kapolsek Berganti

Indramayu

Polisi Akhirnya Sikat Tambang Ilegal di Indramayu, 7 Orang Ditangkap dan Excavator Disita

Indramayu

Polres Indramayu Bongkar Jaringan Ganja 748 Gram, Dua Tersangka Ditangkap