Home / Terpopuler / Ekonomi

Minggu, 12 April 2026 - 22:12 WIB

Keras! Prabowo Perintahkan Penutupan Dapur MBG yang Melenceng dari Aturan

Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto

Suaradermayu.com – Presiden Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara dengan nada tegas. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi solusi perbaikan gizi nasional tak boleh dijalankan asal-asalan.

Dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melenceng dari aturan diminta ditutup tanpa kompromi.

Instruksi keras itu muncul setelah ditemukan berbagai persoalan di lapangan. Mulai dari kualitas dapur yang tak layak, potensi kejadian luar biasa (KLB), hingga dugaan permainan harga bahan baku dan monopoli pemasok. Wakil Kepala BGN, Nanik, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mulai menutup sementara SPPG yang tidak patuh terhadap petunjuk teknis.

Baca juga  Meski Berada di Indramayu, Toni RM Bebaskan Pekerja dari Dugaan Penyekapan di Gudang J&T Jakarta Utara

“Presiden memerintahkan agar dapur-dapur yang jelek atau tidak mengikuti juknis ditertibkan. Tidak boleh dibiarkan,” tegas Nanik

Tak hanya soal dapur, sorotan juga mengarah pada sasaran program yang dinilai berpotensi meleset. Prabowo menegaskan MBG harus difokuskan untuk anak-anak dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan perbaikan gizi, bukan justru dinikmati kalangan mampu.
“Kalau anak-anak dari keluarga mampu, tentu tidak membutuhkan MBG. Program ini harus tepat sasaran,” lanjutnya.

Baca juga  Wabup Indramayu : Jalan dan Jembatan Rusak serta PJU Mati, Segera Kita Perbaiki

Untuk memastikan hal itu, BGN akan membentuk tim khusus guna menyisir ulang penerima manfaat. Langkah ini dilakukan agar program besar ini tidak sekadar berjalan, tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi kelompok rentan yang selama ini membutuhkan perhatian negara.
Di sisi lain, Prabowo juga mengingatkan agar program MBG tidak dijalankan dengan cara memaksa. Sekolah maupun masyarakat yang merasa tidak membutuhkan diminta tidak dipaksa ikut serta.

Baca juga  Lucky Hakim Tak Bisa Langsung Mundur dari Wabup Indramayu, Begini Mekanismenya

“Program ini tidak boleh dipaksakan. Harus berbasis kebutuhan agar benar-benar efektif,” tandas Nanik menyampaikan arahan Presiden.

Pesan itu jelas: MBG bukan sekadar program bagi-bagi makan gratis. Jika salah kelola, ia bisa berubah menjadi proyek tanpa arah. Namun jika diawasi ketat dan dijalankan tepat sasaran, program ini bisa menjadi senjata nyata memperbaiki masa depan generasi bangsa. (Moh. Ali)

Share :

Baca Juga

Indramayu

2 Siswa LPK Al Alif di Indramayu Kena “Prank”, Janji Kerja di Korea Pupus

Terpopuler

Keren! Kapolsek Kedokan Bunder Indramayu Turun Langsung Bersihkan Sungai Penuh Sampah

Terpopuler

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Janji Bangun Jalan Cikedung-Cikamurang dan Sekolah di Karangampel

Indramayu

Rp139 Miliar Hilang di BPR Karya Remaja: Bukti Menumpuk, Hukum Mandek Saat Menyentuh Lingkaran Dekat Bupati Lucky Hakim

Terpopuler

Toni RM Sindir Kapolres Indramayu: Tak Mampu Tangkap Aman Yani Cs, atau Sengaja Ditutupi?

Indramayu

Dugaan Intimidasi Pasca-Pilwu Singajaya, Anggota DPRD Jabar Hilal Hilmawan Disorot

Indramayu

Lucky Hakim Heran Demo KOMPI Anarkis, Sebut KH Juhadi Bisa Hubungi Lewat WhatsApp

Terpopuler

Wabup Indramayu : Embarkasi Haji Jawa Barat Siap Berangkatkan 60 Kloter Jamaah Haji