Home / Indramayu

Senin, 10 November 2025 - 17:04 WIB

Relokasi Warga Eretan Dimulai 2026, Lucky Hakim: Kita Bergerak Bersama, Bukan Sendiri

Bupati Indramayu Lucky Hakim menghadiri kunjungan spesifik anggota Komisi V DPR RI ke Desa Eretan Kecamatan Kandanghaur, Senin (10/11/2025)

Bupati Indramayu Lucky Hakim menghadiri kunjungan spesifik anggota Komisi V DPR RI ke Desa Eretan Kecamatan Kandanghaur, Senin (10/11/2025)

Suaradermayu.com – Gelombang pasang kembali menghantam pesisir Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur. Di sela suara ombak yang kian mendekat ke pemukiman, harapan baru perlahan muncul. Pemerintah Kabupaten Indramayu memastikan relokasi bagi warga terdampak rob akan mulai berjalan pada tahun 2026, seiring dukungan penuh dari pemerintah pusat dan provinsi.

Kabar ini disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, saat mendampingi Komisi V DPR RI dalam kunjungan lapangan ke kawasan pesisir utara Indramayu, Senin (10/11/2025).

“Pemerintah pusat tetap berkomitmen membantu dengan membangun tanggul laut. Tapi kita juga realistis, pembangunan itu bertahap. Rob mungkin akan berkurang, tapi belum bisa hilang sepenuhnya,” ujar Lucky di hadapan warga.

Tanggul Laut Bukan Solusi Tunggal

Dalam penjelasannya, Lucky menegaskan bahwa penanganan rob tak bisa hanya mengandalkan satu kebijakan. Proyek tanggul laut yang akan digarap Kementerian PUPR tetap berjalan, namun Pemkab juga menyiapkan langkah alternatif — relokasi bagi warga yang bersedia pindah, serta pembangunan rumah panggung bagi mereka yang ingin tetap bertahan.

Baca juga  LBH Ghazanfar: Pengawasan DPRD Indramayu Terhadap Dana PKBM Tumpul dan Mati Suri

“Sambil menunggu tanggul laut, kita siapkan dua jalur. Yang mau relokasi, kita bantu pindah. Yang ingin tetap tinggal, nanti ada rumah panggung dari provinsi. Ini kerja bareng antara Pemkab, Pemprov, dan pusat. Siapa yang siap duluan, jalan duluan,” kata Lucky.

Pernyataan itu menjadi angin segar bagi warga yang selama ini hidup dalam ketidakpastian. Di beberapa titik, air rob sudah mencapai ruang tamu warga setiap kali bulan purnama tiba. Namun kini, setidaknya ada kepastian arah kebijakan yang menyentuh langsung kehidupan mereka.

Lahan Relokasi Sudah Disiapkan

Menurut Lucky, lahan untuk program relokasi sudah tersedia dan siap digunakan pada 2026. Meski tidak menyebut lokasi secara detail, ia memastikan proses perencanaan sudah berjalan dan menunggu penyesuaian teknis dari pemerintah pusat.

Baca juga  Lucky Sebut "Ngeri" Ditanya Soal Dugaan Penggerebekan Narkoba di Pendopo, Toni RM: Lebay

“Lahan sudah siap. InsyaAllah 2026 mulai dimanfaatkan untuk relokasi,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemkab sempat mengalami kendala pembiayaan karena beban relokasi yang besar jika seluruhnya dibebankan pada APBD. Namun dengan adanya sinergi lintas pemerintahan, rencana ini akhirnya menemukan titik terang.

Gotong Royong untuk Pesisir

Kunjungan Komisi V DPR RI ke Eretan Kulon bukan sekadar seremonial. Para legislator pusat itu turun langsung meninjau rumah warga, jalan yang mulai tergenang, dan tambak-tambak yang berubah menjadi rawa asin. Tujuannya satu: memastikan percepatan perlindungan kawasan pantai Indramayu agar masyarakat pesisir tak terus menjadi korban rob tahunan.

Baca juga  Lucky Hakim Optimis Menang Pilkada 2024 Meski Sering Difitnah

“Kita bergerak bersama, bukan sendiri. Kalau hanya Pemkab, tentu berat. Tapi dengan pusat dan provinsi ikut turun tangan, saya yakin kita bisa mempercepat penanganan rob,” kata Lucky optimistis.

Harapan Baru dari Tepi Laut

Eretan Kulon kini menatap masa depan dengan hati-hati. Ombak masih datang, tapi janji relokasi dan pembangunan tanggul memberi secercah harapan. Bagi warga yang telah bertahun-tahun menunggu perhatian, langkah ini adalah bentuk nyata kehadiran negara.

“Semoga bukan cuma janji lagi. Kami siap ikut relokasi asal benar-benar ada rumahnya,” ujar Rudi, warga setempat, dengan nada setengah berharap.

Jika semuanya berjalan sesuai rencana, tahun 2026 akan menjadi awal baru bagi ribuan warga pesisir yang selama ini hidup berdampingan dengan ancaman rob — bukan lagi sebagai korban, tetapi sebagai bagian dari solusi. (Mashadi)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Rakyat Terendam Rob, Lucky Hakim Sibuk Shooting — Suara Luka dari Pesisir Eretan Wetan

Indramayu

BPBD Indramayu Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di 39 Desa

Indramayu

Heboh! Bupati Lucky Hakim Tolak Rumah Dinas Rp5 Miliar, Pilih Tidur di Sofa Pendopo!

Indramayu

Dishub Indramayu Hidupkan Car Free Day: Sehat Dapat, Ekonomi Jalan, Silaturahmi Erat

Indramayu

Nyaris Terjadi Tawuran, Polisi Arahan Amankan 10 Pemuda di Indramayu

Indramayu

H. Syaefudin Terpilih Kembali Pimpin Karang Taruna Indramayu Secara Aklamasi

Indramayu

Usai Diamankan Polisi, Puluhan Gangster Motor XTC Pelajar Indramayu Resmi Bubarkan Diri

Kriminalitas

Ayah di Indramayu Tega Setubuhi Anak Kandung Kembarnya – Alasan Kesepian Ditinggal Istri Jadi TKW