Home / Indramayu / Terpopuler

Jumat, 10 April 2026 - 12:18 WIB

Soal Dialog, KOMPI Tegaskan Tak Pernah Mangkir: Wajib Surat Undangan Resmi Bupati Indramayu

Juru Bicara KOMPI Hatta Bintang

Juru Bicara KOMPI Hatta Bintang

Suaradermayu.com – Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mangkir dari rencana dialog atau audiensi soal penolakan proyek strategis nasional revitalisasi tambak Pantura sebagaimana yang beredar dalam sejumlah pemberitaan. KOMPI menilai, kehadiran dalam forum dialog harus melalui mekanisme resmi dan tidak bisa dilakukan secara informal.

Juru Bicara KOMPI, Hatta Bintang, menepis informasi yang menyebut pihaknya tidak hadir dalam undangan audiensi. Ia menegaskan, kabar tersebut tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.

“Saya tegaskan, kami tidak pernah mangkir. Kalau ada yang menyebut kami tidak hadir audiensi, itu tidak benar,” ujar Hatta, Kamis (9/4/2026).

Baca juga  Satu Pelat Lima Mobil Mewah: Menelanjangi Taktik Kamuflase E 1 P Diduga Milik Bupati Lucky Hakim

Ia menjelaskan, pada momen penyerahan uang koin, Bupati Indramayu Lucky Hakim sempat mengajak perwakilan KOMPI untuk berdialog langsung di dalam ruangan. Namun, pihaknya tetap berpegang pada prinsip bahwa setiap pertemuan harus dilakukan secara resmi.

Menurut Hatta, KOMPI siap bertemu kapan saja, dengan syarat harus ada surat undangan resmi dari Bupati Indramayu sebagai dasar pelaksanaan pertemuan.
“Saya tegaskan, kami siap bertemu kapan saja, tetapi harus ada surat undangan resmi dari Bupati Indramayu. Sampai hari Rabu tidak ada surat resmi yang kami terima, sehingga kami tidak hadir dalam pertemuan tersebut,” jelasnya.

Baca juga  769 PPPK Dilantik, Lucky Hakim: “Jangan Jadi ASN Biasa-Biasa Saja!”

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa apabila dialog dilakukan secara formal, KOMPI juga mensyaratkan kehadiran unsur pimpinan DPRD Indramayu, ketua komisi, serta ketua fraksi.

“Kalau ada pimpinan DPRD, ketua komisi, dan ketua fraksi, KOMPI pasti hadir. Tapi kalau tidak melibatkan unsur tersebut, kami tidak akan ikut dalam pertemuan,” tegasnya.

Hatta menegaskan bahwa KOMPI tetap solid dan konsisten bersama masyarakat dalam menyuarakan sikap, termasuk penolakan terhadap proyek revitalisasi tambak Pantura.

Baca juga  Heboh! Mobil Mewah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Nunggak Pajak Puluhan Juta, Alasannya Bikin Geleng-Geleng

Ia juga membantah adanya pihak yang mengatasnamakan KOMPI untuk meminta audiensi kepada Bupati Indramayu tanpa sepengetahuan organisasi.

“Kalau ada yang mengaku dari KOMPI dan meminta audiensi, itu bukan dari kami, melainkan oknum yang mengatasnamakan KOMPI,” ujarnya.

Selain itu, Hatta menduga adanya upaya dari pihak tertentu yang mencoba memperkeruh suasana di tengah dinamika yang terjadi.

“Kami tegaskan kembali, KOMPI tetap solid dan kompak. Setiap keputusan dan langkah selalu melalui musyawarah bersama unsur KOMPI dan masyarakat,” pungkasnya. (Abdul Syukur)

Share :

Baca Juga

Edukasi

Kejari Indramayu Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Air Terjun Buatan Bojongsari

Indramayu

Pusat Tabulasi Data Paslon Lucky Syaefudin Klaim Peroleh 602 Ribu Suara

Indramayu

SMSI Support Sekretariat Baru IWO Indramayu, Semarakkan HUT RI ke-80 dan HUT IWO ke-13

Indramayu

Ratusan Massa Desak DPRD Indramayu Gunakan Hak Angket, Tuntut Bupati Pulang ke Jakarta

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Sidak MPP Indramayu, Pastikan Pelayanan Publik Kembali Normal Pasca Libur Lebaran

Terpopuler

Meski Berada di Indramayu, Toni RM Bebaskan Pekerja dari Dugaan Penyekapan di Gudang J&T Jakarta Utara

Indramayu

Indramayu Jadi Sorotan! Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Pengukuhan Plt Ketua PWI se-Jawa Barat

Indramayu

Dipepet dan Diancam Celurit 1,5 meter, Remaja Jadi Korban Begal – Pelakunya Akhirnya Ditangkap